Komunisme
Komunisme adalah paham yang mendahulukan kepentingan umum diatas kepentingan pribadi dan golongan, paham komunis juga menyatakan semua hal dan sesuatu yang ada di suatu negara dikuasai secara mutlak oleh negara tersebutPenganut faham ini berasal dari Manifest der Kommunistischen yang ditulis oleh Karl Marx dan Friedrich Engels, sebuah manifes politik yang pertama kali diterbitkan pada 21 Februari 1848 teori mengenai komunis sebuah analisis pendekatan kepada perjuangan kelas (sejarah dan masa kini) dan ekonomi kesejahteraan yang kemudian pernah menjadi salah satu gerakan yang paling berpengaruh dalam dunia politik.
Negara yang masih menganut komunisme adalah Tiongkok, Vietnam, Korea Utara, Kuba dan Laos.
Liberalisme
Liberalisme atau Liberal adalah sebuah ideologi, pandangan filsafat, dan tradisi politik yang didasarkan pada pemahaman bahwa kebebasan adalah nilai politik yang utama.
Secara umum, liberalisme mencita-citakan suatu masyarakat yang bebas, dicirikan oleh kebebasan berpikir bagi para individu. Liberalisme menghendaki adanya, pertukaran gagasan yang bebas, ekonomi pasar yang mendukung usaha pribadi (private enterprise) yang relatif bebas, dan suatu sistem pemerintahan yang transparan, dan menolak adanya pembatasan terhadap pemilikan individu
Liberalisme dianut oleh negara-negara di berbagai benua.
Benua amerika: Amerika Serikat, Argentina, Bolivia, Brazil, Cili, Cuba, Kolombia, Ekuador, Honduras, Kanada, Meksiko, Nikaragua, Panama, Paraguay, Peru, Uruguay, Venezuela Aruba, Bahamas, Republik Dominika, Greenland, Grenada, Kosta Rika, Puerto Rico Suriname.
Benua eropa: Albania, Armenia, Austria, Belgia, Bulgaria, Kroasia, Cyprus, Republik Cekoslovakia, Denmark, Estonia, Finlandia, Perancis, Jerman, Yunani, Hungaria, Islandia, Italia, Latvia, Lithuania, Luxembourg, Macedonia, Moldova, Netherlands, Norwegia, Polandia, Portugal, Romania, Rusia, Serbia Montenegro, Slovakia, Slovenia, Spanyol, Swedia, Switzerland, Ukraina dan United Kingdom Belarusia, Bosnia-Herzegovina, Kepulauan Faroe, Georgia, Irlandia dan San Marino.
Benua Asia: India, Iran, Israel, Jepang, Korea Selatan, Filipina, Taiwan, Thailand, Turki Myanmar, Kamboja, Hong Kong, Malaysia dan Singapura.
Kepulauan Oceania: Australia dan Selandia Baru.
Benua Afrika: Mesir, Senegal dan Afrika Selatan, Aljazair, Angola, Benin, Burkina Faso, Mantol Verde, Côte D'Ivoire, Equatorial Guinea, Gambia, Ghana, Kenya, Malawi, Maroko, Mozambik, Seychelles, Tanzania, Tunisia, Zambia dan Zimbabwe.
Kapitalisme
Kapitalisme atau Kapital adalah suatu paham yang meyakini bahwa pemilik modal bisa melakukan usahanya untuk meraih keuntungan sebesar-besarnya. Kapitalisme memiliki sejarah yang panjang, yaitu sejak ditemukannya sistem perniagaan yang dilakukan oleh pihak swasta. Di Eropa, hal ini dikenal dengan sebutan guild sebagai cikal bakal kapitalisme. Adam Smith adalah tokoh ekonomi kapitalis klasik yang menyerang merkantilisme yang dianggapnya kurang mendukung ekonomi masyarakat. Ia menyerang para psiokrat yang menganggap tanah adalah sesuatu yang paling penting dalam pola produksi. Gerakan produksi haruslah bergerak sesuai konsep MCM (Modal-Comodity-Money, modal-komoditas-uang), yang menjadi suatu hal yang tidak akan berhenti karena uang akan beralih menjadi modal lagi dan akan berputar lagi bila diinvestasikan. Adam Smith memandang bahwa ada sebuah kekuatan tersembunyi yang akan mengatur pasar (invisible hand), maka pasar harus memiliki laissez-faire atau kebebasan dari intervensi pemerintah. Pemerintah hanya bertugas sebagai pengawas dari semua pekerjaan yang dilakukan oleh rakyatnya.
Negara yang menganut paham kapitalisme adalah Inggris, Belada, Spanyol, Australia, Portugis, dan Perancis.
Fasisme
Fasisme merupakan sebuah paham politik yang mengangungkan kekuasaan absolut tanpa demokrasi. Dalam paham ini, nasionalisme yang sangat fanatik dan juga otoriter sangat kentara.
Kata fasisme diambil dari bahasa Italia, fascio, sendirinya dari bahasa Latin, fascis, yang berarti seikat tangkai-tangkai kayu. Ikatan kayu ini lalu tengahnya ada kapaknya dan pada zaman Kekaisaran Romawi dibawa di depan pejabat tinggi. Fascis ini merupakan simbol daripada kekuasaan pejabat pemerintah.
Negara yang menganut paham faiisme adalah Italia, Jerman dan Jerman.
.
Sosialisme
Sosialisme atau sosialis adalah paham yang bertujuan membentuk negara kemakmuran dengan usaha kolektif yang produktif dan membatasi milik perseorangan. Sosialisme dapat mengacu ke beberapa hal yang berhubungan dengan ideologi atau kelompok ideologi, sistem ekonomi, dan negara. Istilah ini mulai digunakan sejak awal abad ke-19. Dalam bahasa Inggris, istilah ini digunakan pertama kali untuk menyebut pengikut Robert Owen pada tahun 1827. Di Perancis, istilah ini mengacu pada para pengikut doktrin Saint-Simon pada tahun 1832 yang dipopulerkan oleh Pierre Leroux dan J. Regnaud dalam l'Encyclopédie Nouvelle[1]. Penggunaan istilah sosialisme sering digunakan dalam berbagai konteks yang berbeda-beda oleh berbagai kelompok, tetapi hampir semua sepakat bahwa istilah ini berawal dari pergolakan kaum buruh industri dan buruh tani pada abad ke-19 hingga awal abad ke-20 berdasarkan prinsip solidaritas dan memperjuangkan masyarakat egalitarian yang dengan sistem ekonomi menurut mereka dapat melayani masyarakat banyak daripada hanya segelintir elite. Negara yang menganut paham sosialisme adalah Kuba dan Venezuela.
Anarkisme
Anarkisme yaitu suatu paham yang mempercayai bahwa segala bentuk negara, pemerintahan, dengan kekuasaannya adalah lembaga-lembaga yang menumbuhsuburkan penindasan terhadap kehidupan, oleh karena itu negara, pemerintahan, beserta perangkatnya harus dihilangkan/dihancurkan.
Secara spesifik pada sektor ekonomi, politik, dan administratif, Anarki berarti koordinasi dan pengelolaan, tanpa aturan birokrasi yang didefinisikan secara luas sebagai pihak yang superior dalam wilayah ekonomi, politik dan administratif (baik pada ranah publik maupun privat).
Demokrasi Islam
Demokrasi Islam adalah ideologi politik yang bertujuan untuk menerapkan prinsip-prinsip agama Islam ke dalam kebijakan publik. Ideologi ini muncul pada awal perjuangan pembebasan atas daerah di mandat Britania atas Palestina kemudian menyebar akan tetapi di sejumlah negara-negara dalam pratiknya telah mencair dengan gerakan sekularisasi.
Demokrasi Kristen
Demokrasi Kristen adalah ideologi politik yang bertujuan untuk menerapkan prinsip-prinsip agama Kristen ke dalam kebijakan publik. Ideologi ini muncul pada awal abad kesembilanbelas di Eropa, pengaruh di Eropa dan Amerika Latin akan tetapi dalam pratiknya di sejumlah negara-negara telah mencair dengan gerakan sekularisasi.
Demokrasi Sosial
Demokrasi Sosial adalah sebuah paham politik yang sering disebut sebagai kiri atau kiri moderat yang muncul pada akhir abad ke-19 berasal dari gerakan sosialisme
Feminisme
Feminisme (tokohnya disebut Feminis) adalah sebuah gerakan perempuan yang menuntut emansipasi atau kesamaan dan keadilan hak dengan pria.
Kelahirannya pada era Pencerahan di Eropa yang dipelopori oleh Lady Mary Wortley Montagu dan Marquis de Condorcet. Kata feminisme dikreasikan pertama kali oleh aktivis sosialis utopis, Charles Fourier pada tahun 1837. Pergerakan center Eropa ini berpindah ke Amerika dan berkembang pesat sejak publikasi John Stuart Mill, the Subjection of Women (1869).
Gaullisme
Gaullisme adalah ideologi politik Perancis yang didasari pada pemikiran dan tindakan Charles de Gaulle.
Tema utama dari kebijakan luar negeri de Gaulle adalah mengenai kemerdekaan nasional dengan beberapa konsekuensi praktisnya yaitu dalam beberapa hal oposisi terhadap organisasi internasional seperti NATO atau Komunitas Ekonomi Eropa
Luxemburgisme
Luxemburgisme (juga ditulis Luxembourgisme) adalah paham teori Marxis dan komunisme secara spesifik revolusioner berdasarkan tulisan-tulisan dari Rosa Luxemburg, Menurut MK Dziewanowski terjadi penyimpangan dari tradisional Leninisme, keterpengaruhan dari Trotskyisme Bolshevik yang kemudian diadopsi oleh pengikutnya sendiri.
Luxemburgisme merupakan upaya melakukan tafsir atas ajaran Marxisme yang berpengaruh terhadap revolusi Rusia, Rosa Luxemburg temasuk pihak yang mengkritik ajaran politik dari Lenin dan Trotsky, dengan konsep "sentralisme demokratis" sebagai demokrasi.
Nazisme
Nazisme, atau secara resmi Nasional Sosialisme (Jerman: Nationalsozialismus), merujuk pada sebuah ideologi totalitarian Partai Nazi (Partai Pekerja Nasional-Sosialis Jerman, Jerman: Nationalsozialistische Deutsche Arbeiterpartei atau NSDAP) di bawah kepemimpinan Adolf Hitler. Kata Nazi jadi merupakan singkatan Nasional Sosialisme atau Nationalsozialismus di bahasa Jerman. Sampai hari ini orang-orang yang berhaluan ekstrim kanan dan rasisme sering disebut sebagai Neonazi (neo = "baru" dalam bahasa Yunani).
Islamisme
Islamisme adalah sebuah paham yang pertama kali dicetuskan oleh Jamal-al-Din Afghani atau Sayyid Muhammad bin Safdar al-Husayn (1838 - 1897), umumnya dikenal sebagai Sayyid Jamal-Al-Din Al-Afghani, atau Al-Jamal Asadābādī-Din sebagai paham politik alternatif dalam menyatukan negara-negara termasuk di daerah Mandat Britania atas Palestina yang mempunyai akar budaya dan tradisi yang berbeda dengan budaya dan tradisi Arab dalam tulisan di majalah al-'Urwat al-Wuthqa, kemudian dikembangkan dan dikenal pula sebagai Pan Islamisme.
Komunitarianisme
Komunitarianisme sebagai sebuah kelompok yang terkait, namun berbeda filsafatnya, mulai muncul pada akhir abad ke-20, menentang aspek-aspek dari liberalisme, kapitalisme dan sosialisme sementara menganjurkan fenomena seperti masyarakat sipil. Paham ini mengalihkan pusat perhatian kepada komunitas dan masyarakat serta menjauhi individu. Masalah prioritas, entah pada individu atau komunitas seringkali dampaknya paling terasa dalam masalah-masalah etis yang paling mendesak, seperti misalnya pemeliharaan kesehatan, aborsi, multikulturalisme, dan hasutan.
Konservatisme
Konservatisme adalah sebuah filsafat politik yang mendukung nilai-nilai tradisional. Istilah ini berasal dari kata dalam bahasa Latin, conservāre, melestarikan; "menjaga, memelihara, mengamalkan". Karena berbagai budaya memiliki nilai-nilai yang mapan dan berbeda-beda, kaum konservatif di berbagai kebudayaan mempunyai tujuan yang berbeda-beda pula. Sebagian pihak konservatif berusaha melestarikan status quo, sementara yang lainnya berusaha kembali kepada nilai-nilai dari zaman yang lampau, the status quo ante.
Maoisme
Maoisme atau Pemikiran Mao Zedong adalah varian dari Marxisme-Leninisme berasal dari ajaran-ajaran pemimpin komunis Cina Mao Zedong (Wade-Giles Romanization: "Mao Tse-tung").
Pemikiran Mao Zedong lebih disukai oleh Partai Komunis Cina (PKT) dan istilah Maoisme tidak pernah dipergunakan dalam terbitan-terbitan bahasa Inggrisnya kecuali dalam penggunaan peyoratif. Demikian pula, kelompok-kelompok Maois di luar Cina biasanya menyebut diri mereka Marxis-Leninis dan bukan Maois. Ini mencerminkan pandangan Mao bahwa ia tidak mengubah, melainkan hanya mengembangkan Marxisme-Leninisme. Namun demikian, beberapa kelompok Maois, percaya bahwa teori-teori Mao telah memberikan tambahan berarti kepada dasar-dasar kanon Marxis, dan karena itu menyebut diri mereka "Marxis-Leninis-Maois" (MLM) atau "Maois" saja.
Nasionalisme
Nasionalisme adalah satu paham yang menciptakan dan mempertahankan kedaulatan sebuah negara (dalam bahasa Inggris "nation") dengan mewujudkan satu konsep identitas bersama untuk sekelompok manusia.
Para nasionalis menganggap negara adalah berdasarkan beberapa "kebenaran politik" (political legitimacy). Bersumber dari teori romantisme yaitu "identitas budaya", debat liberalisme yang menganggap kebenaran politik adalah bersumber dari kehendak rakyat, atau gabungan kedua teori itu.
Macam-macam nasionalis:
1. Nasionalisme kewarganegaraan (atau nasionalisme sipil) adalah sejenis nasionalisme dimana negara memperoleh kebenaran politik dari penyertaan aktif rakyatnya, "kehendak rakyat"; "perwakilan politik". Teori ini mula-mula dibangun oleh Jean-Jacques Rousseau.
2. Nasionalisme etnis adalah sejenis nasionalisme di mana negara memperoleh kebenaran politik dari budaya asal atau etnis sebuah masyarakat. Dibangun oleh Johann Gottfried von Herder, yang memperkenalkan konsep Volk (bahasa Jerman untuk "rakyat").
3. Nasionalisme romantik (juga disebut nasionalisme organik, nasionalisme identitas) adalah lanjutan dari nasionalisme etnis dimana negara memperoleh kebenaran politik secara semulajadi ("organik") hasil dari bangsa atau ras; menurut semangat romantisme.
4. Nasionalisme Budaya adalah sejenis nasionalisme dimana negara memperoleh kebenaran politik dari budaya bersama dan bukannya "sifat keturunan" seperti warna kulit, ras dan sebagainya.
5. Nasionalisme kenegaraan ialah variasi nasionalisme kewarganegaraan, selalu digabungkan dengan nasionalisme etnis.
6. Nasionalisme agama ialah sejenis nasionalisme dimana negara memperoleh legitimasi politik dari persamaan agama.
Pancasila
Pancasila terdiri dari dua kata dari Sansekerta: pañca berarti lima dan śīla berarti prinsip atau asas. Pancasila sebagai dasar negara Republik Indonesia berisi:
1. Ketuhanan Yang Maha Esa
2. Kemanusiaan Yang Adil Dan Beradab
3. Persatuan Indonesia
4. Kerakyatan Yang Dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksanaan Dalam Permusyawaratan/Perwakilan
5. Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia
Stalinisme
Stalinisme adalah sistem ideologi politik dari Uni Soviet di bawah kepemimpinan Joseph Stalin yang memimpin Uni Soviet pada tahun 1929 sampai dengan 1953 berkaitan erat dengan pemerintahan pengguna sistem ekstensif spionase, tanpa pengadilan, dan politik penghapusan lawan-lawan politik melalui pembunuhan langsung atau melalui pembuangan dan penggunaan propaganda untuk membangun kultus kepribadian berupa diktator mutlak dengan menggunakan negara kepada masyarakat untuk mempertahankan supermasi individual dengan kontrol politik melalui partainya yaitu Partai Komunis
POLA DAN TAHAPAN PEMBANGUNAN EKONOMI DI INDONESIA
Posted in
Label:
ekonomi
Pola Pembanguanan Nasional
Pembangunan ekonomi di Indonesia dilaksanakan secara bertahap dan berencana sebagaimana tertuang dalam GBHN, atau pola pembangunan jangka panjang (25 tahun) dan pola pembangunan jangka pendek (5 tahun).
1. Pembangunan Jangka Panjang I
Pembangunan jangka panjang I (PJPT I) meliputi 5 Pelita. Secara umum tujuan yang hendak dicapai pada msing-masing Pelita adalah
Meningkatkan taraf hidup, kecerdasan, dan kesejahteraan seluruh rakyat, yang semakin merata dan adil.
Meletakkan landasan yang kuat untuk tahap pembangunan berikutnya.
a. Pelita I (1 April 1969-31 Maret 1974)
Pembangunan lima tahun tahap ini menitik beratkan pada pembangunan seektor pertanian dan industri yang mendukung pertanian.
b. Pelita II (1 April1974-31 maret 1979)
Pembangunan lima tahun tahap ini menitik beratkan pada pembangunan sektor pertanian dan meningkatkan industri yang mengolah bahan mentah menjadi bahan baku.
c. Pelita III(1April 1979-31 Maret 1984)
Pembangunan lima tahun tahap ini menitik beratkan pada pembangunan sektor pertanian menuju swasembada pangan dan meningkatkan industri yang mengolah bahan baku menjadi bahan jadi.
d. Pelita IV (1 April 1984-31 Maret 1989)
Pembangunan lima tahun tahap ini menitik beratkan pada pembangunan sektor pertanian uantuk melanjutkan usaha-usaha menuju swasembada pangan dengan meningkatkan industri yang dapat menghasilkan mesin-mesin industri sendiri, baik industri berat maupun industri ringan yang akan terus dikembangkan pada Pelita selanjutya.
e. Pelita V (1 April 1989-31 Mret 1994)
Pembangunan lima tahun tahap ini menitik beratkan padape,bangunan sektor pertanian untuk memantapkan swasembada pangan dan meningkatkan produksi pertanian lainnya, serta meningkatkan sector industri yang menghasilkan barang-barang ekspor, industri yang menyerap tenaga kerja, industri pengolhan hassil pertanian dan industri yang dapat menghasilkan mesin-mesin sendiri.
2. Pembangunan Jangka Panjang II
a. Pelita VII (1 April-31 Maret 1999)
Pembangunan lima tahun tahap ini menitik beratkan pada pembangunan sektor ekonomi berdasarka keterkaitan antara industri dan pertanian serta pembangunan sektor-sektor lainnya dan peningkatan kualitas sumber daya manusia yang beriman dan bertakwa terhadap Tuhan YME.
Kebujakan pembangunan bertumpu pada Trilogi pembangunan:
Pemerataan bembanguanan dan hasil-hasilnya menuju terciptanya kemakmuran yang berkeadilan social bagi seluruh rakyat Indonesia.
Pertumbuhan ekonomi yang cukup tinggi.
Stabilitas nasional yang sehat dan dinamis.
Tujuan pelita ke VI:
Menumbuhkan sikap dan tekad kemandirian manusia dan masyarakat Indonesia dalam rangka meningkatkan koalitas sumberdaya manusia untuk mewujudkan kesejahteraan secara lahir batin yang selaras adil dan merata.
Meletakkan landasan pembanguanan yang mantap untuk tahap pembangunan berikutnya.
b. Pelita VII (1 April-31 Maret 2004)
Pelita ke VII bertumpu pada Trilogi pembangunan dan memiliki tujauan yang sama dengan Pelita VI.
Kelemahan Penyelenggaraan negara pada Masa Orde Baru
Sebelum Pelita ke VII terlaksana , sekitar tahun 1997, Indonesia dilanda crisis ekonomi. Pertumbuhan ekonomi terhenti dan taraf hidup mesyarakat menurun derastis serena banyak terjadi PHK dan peningkatan pembangunan. Crisis ini terjadi karena akibat kelamahan-kelemahan penyelenggaraan negara di massa lalu, antara lain karena pelaksanaan pembanguanan yang kurang merata antardaerah sehingga meningkatkan terjadinya kesenjangan pertumbuhan. Hal ini mengakibatkan muncul gejala diintegrasi bangsa, terjadi konflik social, melemahnya penegaka hukum dan HAM, kesejahteraan masyarakat berkurang, dan pembangunan di daerah-daerah kurang berkembang.
Program Pembangunan Nasional (Propenas)
Propenas adalah rencana pembangunan berskala nasioanal dan merupakan konsensus (kesepakatan bersama) seluruh masyarakat tentang pembangunan nasioanal yang akan diselenggarakan dalam kurun waktu lima tahun, antara lain dari tahun 2001 sampai dengan tahun 2005.
Tujuan Propenas adalah:
Membangun sistem politik yang demokrtis serta mempertahankan persatuan dan kesatuan.
Mewujudkan supremasi hukum dan pemerintahan yang bersih (good government).
Mempercepat pemulihan ekonomi dan memperkuat landasan pembangunan yang berkelanjuatan dan berkeadialan.
Membanguan kesejahteraan dan ketahanan budaza.
Meningkatkan pembanguanan daerah.
Pembangunan ekonomi di Indonesia dilaksanakan secara bertahap dan berencana sebagaimana tertuang dalam GBHN, atau pola pembangunan jangka panjang (25 tahun) dan pola pembangunan jangka pendek (5 tahun).
1. Pembangunan Jangka Panjang I
Pembangunan jangka panjang I (PJPT I) meliputi 5 Pelita. Secara umum tujuan yang hendak dicapai pada msing-masing Pelita adalah
Meningkatkan taraf hidup, kecerdasan, dan kesejahteraan seluruh rakyat, yang semakin merata dan adil.
Meletakkan landasan yang kuat untuk tahap pembangunan berikutnya.
a. Pelita I (1 April 1969-31 Maret 1974)
Pembangunan lima tahun tahap ini menitik beratkan pada pembangunan seektor pertanian dan industri yang mendukung pertanian.
b. Pelita II (1 April1974-31 maret 1979)
Pembangunan lima tahun tahap ini menitik beratkan pada pembangunan sektor pertanian dan meningkatkan industri yang mengolah bahan mentah menjadi bahan baku.
c. Pelita III(1April 1979-31 Maret 1984)
Pembangunan lima tahun tahap ini menitik beratkan pada pembangunan sektor pertanian menuju swasembada pangan dan meningkatkan industri yang mengolah bahan baku menjadi bahan jadi.
d. Pelita IV (1 April 1984-31 Maret 1989)
Pembangunan lima tahun tahap ini menitik beratkan pada pembangunan sektor pertanian uantuk melanjutkan usaha-usaha menuju swasembada pangan dengan meningkatkan industri yang dapat menghasilkan mesin-mesin industri sendiri, baik industri berat maupun industri ringan yang akan terus dikembangkan pada Pelita selanjutya.
e. Pelita V (1 April 1989-31 Mret 1994)
Pembangunan lima tahun tahap ini menitik beratkan padape,bangunan sektor pertanian untuk memantapkan swasembada pangan dan meningkatkan produksi pertanian lainnya, serta meningkatkan sector industri yang menghasilkan barang-barang ekspor, industri yang menyerap tenaga kerja, industri pengolhan hassil pertanian dan industri yang dapat menghasilkan mesin-mesin sendiri.
2. Pembangunan Jangka Panjang II
a. Pelita VII (1 April-31 Maret 1999)
Pembangunan lima tahun tahap ini menitik beratkan pada pembangunan sektor ekonomi berdasarka keterkaitan antara industri dan pertanian serta pembangunan sektor-sektor lainnya dan peningkatan kualitas sumber daya manusia yang beriman dan bertakwa terhadap Tuhan YME.
Kebujakan pembangunan bertumpu pada Trilogi pembangunan:
Pemerataan bembanguanan dan hasil-hasilnya menuju terciptanya kemakmuran yang berkeadilan social bagi seluruh rakyat Indonesia.
Pertumbuhan ekonomi yang cukup tinggi.
Stabilitas nasional yang sehat dan dinamis.
Tujuan pelita ke VI:
Menumbuhkan sikap dan tekad kemandirian manusia dan masyarakat Indonesia dalam rangka meningkatkan koalitas sumberdaya manusia untuk mewujudkan kesejahteraan secara lahir batin yang selaras adil dan merata.
Meletakkan landasan pembanguanan yang mantap untuk tahap pembangunan berikutnya.
b. Pelita VII (1 April-31 Maret 2004)
Pelita ke VII bertumpu pada Trilogi pembangunan dan memiliki tujauan yang sama dengan Pelita VI.
Kelemahan Penyelenggaraan negara pada Masa Orde Baru
Sebelum Pelita ke VII terlaksana , sekitar tahun 1997, Indonesia dilanda crisis ekonomi. Pertumbuhan ekonomi terhenti dan taraf hidup mesyarakat menurun derastis serena banyak terjadi PHK dan peningkatan pembangunan. Crisis ini terjadi karena akibat kelamahan-kelemahan penyelenggaraan negara di massa lalu, antara lain karena pelaksanaan pembanguanan yang kurang merata antardaerah sehingga meningkatkan terjadinya kesenjangan pertumbuhan. Hal ini mengakibatkan muncul gejala diintegrasi bangsa, terjadi konflik social, melemahnya penegaka hukum dan HAM, kesejahteraan masyarakat berkurang, dan pembangunan di daerah-daerah kurang berkembang.
Program Pembangunan Nasional (Propenas)
Propenas adalah rencana pembangunan berskala nasioanal dan merupakan konsensus (kesepakatan bersama) seluruh masyarakat tentang pembangunan nasioanal yang akan diselenggarakan dalam kurun waktu lima tahun, antara lain dari tahun 2001 sampai dengan tahun 2005.
Tujuan Propenas adalah:
Membangun sistem politik yang demokrtis serta mempertahankan persatuan dan kesatuan.
Mewujudkan supremasi hukum dan pemerintahan yang bersih (good government).
Mempercepat pemulihan ekonomi dan memperkuat landasan pembangunan yang berkelanjuatan dan berkeadialan.
Membanguan kesejahteraan dan ketahanan budaza.
Meningkatkan pembanguanan daerah.
Soal-soal power point
Posted in
Label:
TIK
I. Pilihlah salah satu jawaban di bawah ini !
1. Salah satu bagian aplikasi Ms. Office yang dapat digunakan untuk membantu merancang dan menyajikan presentasi adalah………………
a. Microsoft Publisher d. Microsoft Excell
b. Microsoft Power Point e. Microsoft Access
c. Microsoft Word
2. Untuk mendukung presentasi dalam ruangan dengan sekelompok peserta, kita dapat menggunakan media berupa………….
a. Mikroskup d. Sinar Laser / sinar X
b. Laptop e. Lampu senter
c. LCD Projektor
3. Di bawah ini adalah kegunaan Power Point di bidang pelayanan umum, kecuali………..
a. Komunikasi berita d. Laporan keuangan
b. Sertifikasi e. Gambaran sebuah ilham/ ide
c. Training/ Pelatihan
4. Salah satu kegunaan Power Point di bidang Perusahaan adalah……….
a. Kemajuan proyek (status) d. Perencanaan bisnis
b. Laporan penelitian e. Untuk mencari keuntungan/ laba perusahaan
c. Training/ pelatihan
5. Bagian ini berisi salah satu elemen dari menu bar, kecuali…………
a. File d. Format
b. Open e. Slide Show
c. View
6. Pada menu bar terdapat perintah untuk menyisipkan slide serta obyek-obyek presentasi seperti tanggal, gambar, diagram, table, serta obyek animasi audio video dan lain-lain. Fungsi tersebut terdapat pada menu bar…………
a. View d. Slide Show
b. Format e. Edit
c. Insert
7. Untuk menampilan slide show dalam presentasi yang merupakan tampilan akhir dari presentasi yang telah Anda buat, maka menu bar yang dipilih adalah………..
a. Slide show View show d. Slide show Slide transition
b. Slide show Custom animation e. Slide show Record naration
c. Slide show Animation scheme
8. Ada tiga cara dalam membuat presentasi, salah satunya adalah………..
a. General templates d. From Task Pane
b. From design template e. semuanya benar
c. From slide layout
9. Jendela yang akan membantu kita dalam menyunting presentasi adalah………..
a. Toolbar d. Outline
b. Task Pane e. Slide Layout
c. Formatting
10.
11. Fungsi dari Microsoft Powerpoint adalah….
a. Program pengolah kata
b. Program basis data
c. Sistem operasi
d. Program presentasi
e. Program pengolah gambar
12. Langkah pertama membuat file baru presentasi adalah….
a. Klik new file d. Klik print preview
b. Klik open file e. Klik page set up file
c. Klik save as
13.
14. Di bawah ini adalah submenu dari menu File kecuali….
a. New d. Save
b. open e Close
c. search
15. Bagian dari elemen Power Point yang menampilkan objek yang telah di copy atau di Cut adalah….
a. Cut c. Copy e. Close
b. Paste d. Serach
16. Icon pada toolbar untuk membatalkan perintah adalah….
a. Cut d redo
b. Paste e format Pointer
c. Undo
17. Bagian dari elemen power point yang menampilkan nama program yang sekarang sedang aktif adalah…………
a. toolbar standar d toolbar tabel and Border
b. toolbar formating e Tittle bar
c. toolbar drawing
18. Perintah menambah slide baru….
a. insert new slide d insert slide number
b. file new e insert diagram
c. file open
19. Di bawah ini adalah elemen-elemen dari Power Point, kecuali……..
a. Menu Bar d Formatting Toolbar
b. Tittle Bar e Standard Toolbar
c. Slide Bar
20. Salah satu kegunaan Power Point di bidang Pelayanan Umum adalah…..
a. Training/ Pelatihan d Orientasi pembelian pada perusahaan
b. Perencanaan bisnis e Mencari keuntungan
c. Gambaran ilham/ Ide
21.
22. Yang bukan merupakan elemen Power Point adalah…..
a. Menu bar d. Slide bar
b. Tittle bar e. Standard toolbar
c. Formatting Toolbar
23.
24. Icon pada Toolbar untuk format penomoran adalah…….
a. Font d. Bullet and Numbering
b. Font Size e. Alligment
c. Line Spacing
25.
26.
27. Berikut ini yang termasuk dalam pilihan wizard adalah dibawah ini, kecuali……….
a. Project d. Corporate
b. Independence e. Marketing/ Sales
c. General
28. Font dan efek cetak terdapat dalam menu………..
a. Standard Toolbar d. Border Toolbar
b. Drawing Toolbar e. Status Bar
c. Formatting Toolbar
29.
30. Efek Custom animation digunakan untuk dibawah ini, kecuali………
a. Wordart d. Teks
b. Autoshape e. Grafik
c. Diagram
31.
32. Efek Sound tepuk tangan ditunjukkan dengan pilihan menu……….
a. Camera d. Cash Registik
b. Chime e. Breaking glass
c. Applause
33. Efek Sound dapat dibuka melalui menu…………
a. Insert, movies and sound d. File, movies and sound
b. Format, movies and sound e. Slide show, movies and sound
c. View, movies and sound
34. Tombol keyboard untuk membuat rata tengah adalah………..
a. Ctrl + A d. Ctrl + S
b. Ctrl + E e. Ctrl + J
c. Ctrl + N
35. Perintah untuk menyisipkan gambar dari fasilitas windows adalah………….
a. Insert, picture from file d. Insert, picture from Movie
b. Insert, picture Clipart e. Insert, picture from Sound
c. Insert, picture from camera
1. Salah satu bagian aplikasi Ms. Office yang dapat digunakan untuk membantu merancang dan menyajikan presentasi adalah………………
a. Microsoft Publisher d. Microsoft Excell
b. Microsoft Power Point e. Microsoft Access
c. Microsoft Word
2. Untuk mendukung presentasi dalam ruangan dengan sekelompok peserta, kita dapat menggunakan media berupa………….
a. Mikroskup d. Sinar Laser / sinar X
b. Laptop e. Lampu senter
c. LCD Projektor
3. Di bawah ini adalah kegunaan Power Point di bidang pelayanan umum, kecuali………..
a. Komunikasi berita d. Laporan keuangan
b. Sertifikasi e. Gambaran sebuah ilham/ ide
c. Training/ Pelatihan
4. Salah satu kegunaan Power Point di bidang Perusahaan adalah……….
a. Kemajuan proyek (status) d. Perencanaan bisnis
b. Laporan penelitian e. Untuk mencari keuntungan/ laba perusahaan
c. Training/ pelatihan
5. Bagian ini berisi salah satu elemen dari menu bar, kecuali…………
a. File d. Format
b. Open e. Slide Show
c. View
6. Pada menu bar terdapat perintah untuk menyisipkan slide serta obyek-obyek presentasi seperti tanggal, gambar, diagram, table, serta obyek animasi audio video dan lain-lain. Fungsi tersebut terdapat pada menu bar…………
a. View d. Slide Show
b. Format e. Edit
c. Insert
7. Untuk menampilan slide show dalam presentasi yang merupakan tampilan akhir dari presentasi yang telah Anda buat, maka menu bar yang dipilih adalah………..
a. Slide show View show d. Slide show Slide transition
b. Slide show Custom animation e. Slide show Record naration
c. Slide show Animation scheme
8. Ada tiga cara dalam membuat presentasi, salah satunya adalah………..
a. General templates d. From Task Pane
b. From design template e. semuanya benar
c. From slide layout
9. Jendela yang akan membantu kita dalam menyunting presentasi adalah………..
a. Toolbar d. Outline
b. Task Pane e. Slide Layout
c. Formatting
10.
11. Fungsi dari Microsoft Powerpoint adalah….
a. Program pengolah kata
b. Program basis data
c. Sistem operasi
d. Program presentasi
e. Program pengolah gambar
12. Langkah pertama membuat file baru presentasi adalah….
a. Klik new file d. Klik print preview
b. Klik open file e. Klik page set up file
c. Klik save as
13.
14. Di bawah ini adalah submenu dari menu File kecuali….
a. New d. Save
b. open e Close
c. search
15. Bagian dari elemen Power Point yang menampilkan objek yang telah di copy atau di Cut adalah….
a. Cut c. Copy e. Close
b. Paste d. Serach
16. Icon pada toolbar untuk membatalkan perintah adalah….
a. Cut d redo
b. Paste e format Pointer
c. Undo
17. Bagian dari elemen power point yang menampilkan nama program yang sekarang sedang aktif adalah…………
a. toolbar standar d toolbar tabel and Border
b. toolbar formating e Tittle bar
c. toolbar drawing
18. Perintah menambah slide baru….
a. insert new slide d insert slide number
b. file new e insert diagram
c. file open
19. Di bawah ini adalah elemen-elemen dari Power Point, kecuali……..
a. Menu Bar d Formatting Toolbar
b. Tittle Bar e Standard Toolbar
c. Slide Bar
20. Salah satu kegunaan Power Point di bidang Pelayanan Umum adalah…..
a. Training/ Pelatihan d Orientasi pembelian pada perusahaan
b. Perencanaan bisnis e Mencari keuntungan
c. Gambaran ilham/ Ide
21.
22. Yang bukan merupakan elemen Power Point adalah…..
a. Menu bar d. Slide bar
b. Tittle bar e. Standard toolbar
c. Formatting Toolbar
23.
24. Icon pada Toolbar untuk format penomoran adalah…….
a. Font d. Bullet and Numbering
b. Font Size e. Alligment
c. Line Spacing
25.
26.
27. Berikut ini yang termasuk dalam pilihan wizard adalah dibawah ini, kecuali……….
a. Project d. Corporate
b. Independence e. Marketing/ Sales
c. General
28. Font dan efek cetak terdapat dalam menu………..
a. Standard Toolbar d. Border Toolbar
b. Drawing Toolbar e. Status Bar
c. Formatting Toolbar
29.
30. Efek Custom animation digunakan untuk dibawah ini, kecuali………
a. Wordart d. Teks
b. Autoshape e. Grafik
c. Diagram
31.
32. Efek Sound tepuk tangan ditunjukkan dengan pilihan menu……….
a. Camera d. Cash Registik
b. Chime e. Breaking glass
c. Applause
33. Efek Sound dapat dibuka melalui menu…………
a. Insert, movies and sound d. File, movies and sound
b. Format, movies and sound e. Slide show, movies and sound
c. View, movies and sound
34. Tombol keyboard untuk membuat rata tengah adalah………..
a. Ctrl + A d. Ctrl + S
b. Ctrl + E e. Ctrl + J
c. Ctrl + N
35. Perintah untuk menyisipkan gambar dari fasilitas windows adalah………….
a. Insert, picture from file d. Insert, picture from Movie
b. Insert, picture Clipart e. Insert, picture from Sound
c. Insert, picture from camera
Contoh proposal
Posted in
Label:
Bahasa Indonesia
Sabtu, 20 Februari 2010
PROPOSAL ACARA
PAGELARAN SENI PANGGUNG GEMBIRA
SMA N 1 KEBUMEN
I.Pendahuluan
Seni merupakan suatu yang tidak dapat di pisahkan dari kehidupan manusia sebagai makhluk yang penuh imajinasi. Tetapi akankah predikat indah yang dimiliki seni akan dapat dipertahankan mengingat budaya barat yang semakin merajalela bahkan hampir menggeser keberadaan seni dan budaya bangsa yang penuh makna dan berfariasi.
Dalam era modernisasi tak lepas dari pandangan yang selalu tertuntut kepada kemajuan zaman, maka dalam event semacam ini selalu tertuntut kepada kaderisasi muda yang memiliki skill, kemauan serta mental yang membawa khususnya kepada para pelajar yang memiliki kemauan kuat untuk mencapai cita-citanya namun semua ini tidak hanya mengenyam pendidikan di institusi pendidikan yang terkenal, karena kecerdasan bukanlah suatu faktor yang membawa kepada kesuksesan tanpa diiringi oleh skill, keuletan, emosional, kemauan serta moral yang tinggi yang di konfirmasikan dalam satu wujud untuk menunjang masa yang akan datang yang bersifat progresif.
Amanah dan tanggung jawab terhadap tugas yang diberikan kepada siswa membutuhkan kesadaran dan dedikasi tinggi dalam menunaikan hal tersebut. Kecerdasan tidak terbukti cukup sebagai bekal keberhasilan kerjanya, justru pengalaman dan segenap kecerdasan emosional, sabar, giat, tekun, cekatan, tanggap merupakan modal besar keberhasilannya.
Dalam rangka melatih dan mendidik siswa-siswa SMA N 1 Kebumen, memang dibutuhkan kegiatan berkesinambungan yang bersifat mendidik. Maka dengan berbagai aktivitas, semua segenap siswa kelas sebelas IPS terlibat di berbagai macam aktivitas. Selain untuk mendidik mental dan sikap siswa, juga menjadi contoh bagi adik-adik kelas dalam menuangkan karyanya, membahasakan karsa untuk menjalin sportivitas, komunikatif, dan solidaritas. Persatuan antar mereka yang berbeda watak dan berbeda ras.
II.Latar Belakang
Adapun pagelaran ini dianggap perlu setelah diadakan berbagai analisis sebagai berikut:
1.Bakat dan kreatifitas seni para siswa ialah suatu potensi yang perlu dikembangkan, dimana pergerakan pemuda di berbagai bidang, khususnya dalam bidang seni dan ketrampilan.
2.Pentingnya melestarikan pagelaran seni bagi siswa kelas sebelas IPS
3.Melestarikan dan membangkitkan kesenian yang positif yang berkreasi tanpa lepas dari norma-norma agama.
III.NAMA DAN TEMA ACARA
Kegiatan ini bernama: “Pagelaran Seni Panggung Gembira Siswa SMA N 1 Kebumen, yang bertemakan “Berkreasi dalam bidang yang positif untuk menjadi generasi muda yang berguna bagi agama, nusa, dan bangsa”.
IV.DASAR PEMIKIRAN
Beberapa hal yang menjadi dasar pemikiran Pagelaran Seni Panggung Gembira Siswa Kelas Sebelas IPS SMA N 1 Kebumen ini adalah sebagai berikut:
1.Sebagai ungkapan syukur kepada Tuhan YME atas kenaikan kelas siswa kelas sebelas SMA 1 Kebumen.
2.Mempertajam daya imajinasi siswa-siswi untuk menciptakan hal yang baru.
3.Meningkatkan tali persaudaraan antar siswa-siswa kelas sebelas.
4.Mengembangkan kreativitas dan imajinasi potensi siswa.
5.Melatih semangat juang yang tak kenal lelah.
V.MOTTO
“Siap memimpin dan siap dipimpin”
“Never giving up before reaching the star in the sky”
“Berbudi tinggi, berbadan sehat, berpengetahuan luas dan berpikiran bebas”
VI.TUJUAN
Pagelaran Seni Panggung Gembira Siswa Kelas sebelas IPS SMA N 1 Kebumen bertujuan:
1.Melestarikan kreasi seni siswa kelas sebelas IPS SMA N 1 Kebuemen.
2.Menggali nilai-nilai yang terkandung di dalam pementasan seni tersebut sehingga dapat menjadi suri tauladan dan motifitas dalam melahirkan pemuda agamis yang kreatif dan aktif bagi generasi yang akan datang.
3.Menstimulasi kader pemuda dalam meningkatkan kreatifitas dan skill yang mantap.
VII.SASARAN
Panggung Gembira Siswa Kelas sebelas IPS SMA N 1 Kebuemen kepada 2 hal:
1.Siswa kelas sebelas.
2.Siswa kelas 10 dan 12 sebagai partisipasi.
VIII.LOKASI DAN WAKTU
a.Lokasi
Pagelaran Seni Panggung Gembira Siswa Kelas sebelas SMA N 1 Kebumen akan diselenggarakan di lapangan SMA N 1 Kebumen.
b.Waktu
Acara Pagelaran Seni Panggung Gembira ini akan diselanggarakan pada langgal 30 Oktober 2009.
IX.SUSUNAN ACARA
a.Susunan Acara
Susunan acara dalam pementasan seni ini sebagai berikut:
WAKTU ACARA
08.45-09.00 Band kelas 10
09.00-09.15 Band kelas 12
09.15-09.30 Band kelas 11
09.30-09.35 Pembukaan
09.35-09.45 Sambutan kepala sekolah
09.45-09.50 Sambutan ketua panitia
09.50-10.20 Penampilan kelas XI IPS 1
10.20-10.50 Penampilan kelas XI IPS 2
10.50-11.20 Penampilan kelas XI IPS 3
11.20-11.50 Penampilan kelas XI IPS 4
11.50-12.00 Penutup
X.PANITIA PELAKSANA
Ketua panitia : Annurul Iqbal
Wakil ketua : Diana Kusmayanti Setyajati
Sekertaris : Surandari Saputri
Bendahara : Rensi Permatasari
Sie humas : Frestiana
Sie konsumsi : Luthvi Nirma Alfianai
Sie dokumentasi : Nadim Agam Thoifur
Sie perlengkapan : Rajib Farurahman
XI. ALOKASI DANA
a. Rencana pemasukan:
1. Dana sekolah Rp 6.000.000,00
2. Iuran siswa kelas sebelas IPS Rp 1.440.000,00
Sponsorship / Sumbangan Donatur Rp 227.000,00+
Rp 7.667.000,00
b. Rencana pengeluaran:
Kesekretariatan Rp 455.000,00
Konsumsi Rp 5.720.000,00
Dekorasi Rp 490.000,00
Dokumentasi Rp 52.000,00
Humas Rp 340.000,00
Perlengkapan Rp 700.000,00+
Jumlah Rp 7.667.000,00
XII. PENUTUP
Suatu kebanggaan dan kehormatan bagi kami atas partisipasi Bapak / Ibu serta rasa terima kasih kami ucapkan atas segala tanggapan dan bantuannya dalam terselenggaranya acara kami.
Ketua
ANNURUL IQBAL Sekretaris
SURANDATI SAPUTRI
Mengetahui;
Pembimbing
Drs. ISTIQOMAH
PROPOSAL
TUGAS BAHASA INDONESIA
Oleh:
1. Diana Kusmayanti Setyajati (03)
2. Indah Ambar Fitria (11)
3. Lintang Jati Rahina (12)
4. Nindya Aprilia (20)
SMA N I KEBUMEN
PAGELARAN SENI PANGGUNG GEMBIRA
SMA N 1 KEBUMEN
I.Pendahuluan
Seni merupakan suatu yang tidak dapat di pisahkan dari kehidupan manusia sebagai makhluk yang penuh imajinasi. Tetapi akankah predikat indah yang dimiliki seni akan dapat dipertahankan mengingat budaya barat yang semakin merajalela bahkan hampir menggeser keberadaan seni dan budaya bangsa yang penuh makna dan berfariasi.
Dalam era modernisasi tak lepas dari pandangan yang selalu tertuntut kepada kemajuan zaman, maka dalam event semacam ini selalu tertuntut kepada kaderisasi muda yang memiliki skill, kemauan serta mental yang membawa khususnya kepada para pelajar yang memiliki kemauan kuat untuk mencapai cita-citanya namun semua ini tidak hanya mengenyam pendidikan di institusi pendidikan yang terkenal, karena kecerdasan bukanlah suatu faktor yang membawa kepada kesuksesan tanpa diiringi oleh skill, keuletan, emosional, kemauan serta moral yang tinggi yang di konfirmasikan dalam satu wujud untuk menunjang masa yang akan datang yang bersifat progresif.
Amanah dan tanggung jawab terhadap tugas yang diberikan kepada siswa membutuhkan kesadaran dan dedikasi tinggi dalam menunaikan hal tersebut. Kecerdasan tidak terbukti cukup sebagai bekal keberhasilan kerjanya, justru pengalaman dan segenap kecerdasan emosional, sabar, giat, tekun, cekatan, tanggap merupakan modal besar keberhasilannya.
Dalam rangka melatih dan mendidik siswa-siswa SMA N 1 Kebumen, memang dibutuhkan kegiatan berkesinambungan yang bersifat mendidik. Maka dengan berbagai aktivitas, semua segenap siswa kelas sebelas IPS terlibat di berbagai macam aktivitas. Selain untuk mendidik mental dan sikap siswa, juga menjadi contoh bagi adik-adik kelas dalam menuangkan karyanya, membahasakan karsa untuk menjalin sportivitas, komunikatif, dan solidaritas. Persatuan antar mereka yang berbeda watak dan berbeda ras.
II.Latar Belakang
Adapun pagelaran ini dianggap perlu setelah diadakan berbagai analisis sebagai berikut:
1.Bakat dan kreatifitas seni para siswa ialah suatu potensi yang perlu dikembangkan, dimana pergerakan pemuda di berbagai bidang, khususnya dalam bidang seni dan ketrampilan.
2.Pentingnya melestarikan pagelaran seni bagi siswa kelas sebelas IPS
3.Melestarikan dan membangkitkan kesenian yang positif yang berkreasi tanpa lepas dari norma-norma agama.
III.NAMA DAN TEMA ACARA
Kegiatan ini bernama: “Pagelaran Seni Panggung Gembira Siswa SMA N 1 Kebumen, yang bertemakan “Berkreasi dalam bidang yang positif untuk menjadi generasi muda yang berguna bagi agama, nusa, dan bangsa”.
IV.DASAR PEMIKIRAN
Beberapa hal yang menjadi dasar pemikiran Pagelaran Seni Panggung Gembira Siswa Kelas Sebelas IPS SMA N 1 Kebumen ini adalah sebagai berikut:
1.Sebagai ungkapan syukur kepada Tuhan YME atas kenaikan kelas siswa kelas sebelas SMA 1 Kebumen.
2.Mempertajam daya imajinasi siswa-siswi untuk menciptakan hal yang baru.
3.Meningkatkan tali persaudaraan antar siswa-siswa kelas sebelas.
4.Mengembangkan kreativitas dan imajinasi potensi siswa.
5.Melatih semangat juang yang tak kenal lelah.
V.MOTTO
“Siap memimpin dan siap dipimpin”
“Never giving up before reaching the star in the sky”
“Berbudi tinggi, berbadan sehat, berpengetahuan luas dan berpikiran bebas”
VI.TUJUAN
Pagelaran Seni Panggung Gembira Siswa Kelas sebelas IPS SMA N 1 Kebumen bertujuan:
1.Melestarikan kreasi seni siswa kelas sebelas IPS SMA N 1 Kebuemen.
2.Menggali nilai-nilai yang terkandung di dalam pementasan seni tersebut sehingga dapat menjadi suri tauladan dan motifitas dalam melahirkan pemuda agamis yang kreatif dan aktif bagi generasi yang akan datang.
3.Menstimulasi kader pemuda dalam meningkatkan kreatifitas dan skill yang mantap.
VII.SASARAN
Panggung Gembira Siswa Kelas sebelas IPS SMA N 1 Kebuemen kepada 2 hal:
1.Siswa kelas sebelas.
2.Siswa kelas 10 dan 12 sebagai partisipasi.
VIII.LOKASI DAN WAKTU
a.Lokasi
Pagelaran Seni Panggung Gembira Siswa Kelas sebelas SMA N 1 Kebumen akan diselenggarakan di lapangan SMA N 1 Kebumen.
b.Waktu
Acara Pagelaran Seni Panggung Gembira ini akan diselanggarakan pada langgal 30 Oktober 2009.
IX.SUSUNAN ACARA
a.Susunan Acara
Susunan acara dalam pementasan seni ini sebagai berikut:
WAKTU ACARA
08.45-09.00 Band kelas 10
09.00-09.15 Band kelas 12
09.15-09.30 Band kelas 11
09.30-09.35 Pembukaan
09.35-09.45 Sambutan kepala sekolah
09.45-09.50 Sambutan ketua panitia
09.50-10.20 Penampilan kelas XI IPS 1
10.20-10.50 Penampilan kelas XI IPS 2
10.50-11.20 Penampilan kelas XI IPS 3
11.20-11.50 Penampilan kelas XI IPS 4
11.50-12.00 Penutup
X.PANITIA PELAKSANA
Ketua panitia : Annurul Iqbal
Wakil ketua : Diana Kusmayanti Setyajati
Sekertaris : Surandari Saputri
Bendahara : Rensi Permatasari
Sie humas : Frestiana
Sie konsumsi : Luthvi Nirma Alfianai
Sie dokumentasi : Nadim Agam Thoifur
Sie perlengkapan : Rajib Farurahman
XI. ALOKASI DANA
a. Rencana pemasukan:
1. Dana sekolah Rp 6.000.000,00
2. Iuran siswa kelas sebelas IPS Rp 1.440.000,00
Sponsorship / Sumbangan Donatur Rp 227.000,00+
Rp 7.667.000,00
b. Rencana pengeluaran:
Kesekretariatan Rp 455.000,00
Konsumsi Rp 5.720.000,00
Dekorasi Rp 490.000,00
Dokumentasi Rp 52.000,00
Humas Rp 340.000,00
Perlengkapan Rp 700.000,00+
Jumlah Rp 7.667.000,00
XII. PENUTUP
Suatu kebanggaan dan kehormatan bagi kami atas partisipasi Bapak / Ibu serta rasa terima kasih kami ucapkan atas segala tanggapan dan bantuannya dalam terselenggaranya acara kami.
Ketua
ANNURUL IQBAL Sekretaris
SURANDATI SAPUTRI
Mengetahui;
Pembimbing
Drs. ISTIQOMAH
PROPOSAL
TUGAS BAHASA INDONESIA
Oleh:
1. Diana Kusmayanti Setyajati (03)
2. Indah Ambar Fitria (11)
3. Lintang Jati Rahina (12)
4. Nindya Aprilia (20)
SMA N I KEBUMEN
RESENSI NOVEL "RUMAH FOSIL"
Posted in
Label:
Bahasa Indonesia
Kamis, 18 Februari 2010
Corrin Nona Matahari

Judul : Rumah Fosil
Pengarang : Azzura Dayana
Penerbit : Gema Insan, Jakarta,Cetakan, Oktober 2005
Tebal : 180 Halaman
Harga : Rp 10.000,00
Novel bejudul rumah fosil ini, dikarang oleh Azzura Dayana yang memiliki nama asli Yana Mariana. Ia lahir pada 17 Maret 1983. Ia telah membiasakan diri menulis dongeng anak-anak sejak duduk di bangku kelas empat Sekolah Dasar. Kegemarannya menulis sempat terhenti ketika SMP dan SMA. Pada November 2000 ia ikut serta dalam terlahirnya FLP (Forum Lingkar Pena) wilayah Sumatra Selatan. Pada tahun 2003, penyuka warna biru ini berhasil memenangkan juara ke tiga Sayembara Penulisan Novel Remaja tingkat nasional Gema Insan dengan novel remaja berjudul Alabaster yang mengambil setting di Canberra dan Adeliade, Ausatralia.
Novel ini mengambil tema tentang kehidupan remaja yang Islami. Novel dibuka dengan masalah utama. Farah, seorang gadis kelas II SMA yang cinta kemoderenan harus pundah ke rumah bekas Belanda kerena rumahnya yang lama telah dijual. ” Apa? Pindah ke rumah kuno yang kayak rumah tikus itu? Amit-amit, Papa mau Farah berubah jadi Mickey Mouse?” Farah membelalakkan matanya ketika Papa dan Mama mamutuskan untuk membeli rumah peninggalan Belanda itu empat hari yang lalu.” (hlm. 14).
Penulis menggambarkan betapa sulitnya seorang yang memiliki sifat konyol berusaha untuk serius. Farah berusaha dengan keras untuk dapat keluar dari rumah fosil tersebut. Ia mencari kristal hati yang membawa kebahagiaan, menungu bintang jatuh, dan kursus serius pada Bu Andromeda guru Bahasa Inggris Farah yang baru.
Dalam novel ini penulis menceritakan tentang pengungkapan misteri rumah fosil. Farah penemuan sebuah buku harian pemilik rumah fosil tersebut yang berisi tentang persahabatan antara Corrin seorang nona Belanda dan Hayati seorang pribumi yang ingin bersekolah. Mereka berdua berusaha agar Hayati dapat melanjutkan sekolahnya. Hayati menjuluki Corrin sebagai Nona Matahari. ”Selama ini aku belajar sendiri untuk diriku sendiri. Aku ingin mengamalkan ilmu yang kumiliki, membagi dengan lainnya. Bagitu orang cerdas dan memiliki banyak ilmu dalam dirinya, dia bagaikan matahari, cerah. Makanya kau kukatakan seperti matahari. Tapi jika ilmu itu hanya dipendam saja, tidak diamalkan, dan disebarkan, maka ia akan menjadi sebuah bintang biasa. Lama kelamaan, ilmu yang terpendam itu akan berkurang dengan sedirinya, terlupakan, lalu hilang. Maka dia itu ibarat sebuah bintang jatuh. Bintang jatuh ke bumi, lalu mati dan tidak bersinar lagi.”(hlm. 98). Sedangkan Corrin menjuluki Hayati sebagai Nona Kincir Angin. ”Kalau dia menyebutku matahari, maka ia kukatakan kincir angin. Ya, kincir angin di atas tanah polder yang tak henti berputar, bergerak. Sebab jika tak ada lagi aliran angin—getran naluri sanubarinya—maka hidup ini, dunia ini akan mati. Ia ”kincir angin” kecil yang kokoh, yang selalu bercita-cita menjadikan ”tanah” negerinya ”rata” dan ”gembur”. (hlm. 154).
Layaknya novel remaja, novel ini juga menceritakan tentang kisah cinta antara Farah dan penggemar rahasianya yang bernama Revaldo. Revaldo sering mengiriminya surat. ” Aku cinta kamu, Farah. Cintaku sedalam Atlantik, segede kapal Titanic. Kalau kamu nggak percaya, lebih baik aku nekat bunuh diri di sungai Musi dan arwahku akan gentayangan ke rumahmu tiap malam minggu! R.” (hlm. 44).
Tema Islami yang diangkat penulis tergambar saat Farah menolak Revaldo. “ Kamu mungkin belum tahu, dalam hidup ini gue punya pendirian. Begini-begini, gue tetap seorang muslimah yang harus menjaga nama baik. Dan menurutku, pacaran bukanlah sebuah tindakan yang baik. Kalau gue nekat pacaran juga, itu berarti gue akan merusak citra muslimah sedunia! Berarti gue egois! Apalagi, masa depan hubungan yang namanya pacaran itu tak pernah jelas manfaat dan tujuannya. Gue minta lu ngerti.” (hlm. 119).
Kesan dramatis terlihat pada ending-nya. Ketiak Farah sakit, Papa memberitahukan bahwa ia akan menjual rumah fosil kepada Bu Andromeda yang ternyata cicit Nona Matahari. Mendengar berita itu, Farah justru sedih. Ia menceritakan semua usahanya dan perasaannya sekarang, yang seharusnya bahagia tetapi justru sedih. Akhirnya Papa membatalkan perjanjian jual beli yang akan ditandatangani esok harinya, dan keluarga Farah pun tetap tinggal di rumah fosil.
Novel tersebut meniliki kelebihan pada penggunaan bahasa yang komunikatif sehingga pembaca tidak bosan dan mudah memahaminya. Selain itu novel remaja ini bernafaskan Islami terbukti dengan digunakannya istilah islami seperti tilawah, ayat kursi, dan lain-lain sehingga dapat meningkatkan keimanan. Kekurangan nivel ini terletak pada alurnya yang campuran sehingga membingungkan pembaca.
Bila kita membaca novel ini kita dapat mengambil pelajaran berharga dari novel tersebut. Pertama, kita harus mendengarkan kata hati untuk mendapatkan kebahagiaan. Kedua, kita tidak boleh mudah percaya terhadap hal-hal mistik yang tidak masuk akal, percayalah hanya kepada Allah. Ketiga, kita harus mensyukuri setiap takdir kita. ”Di sinilah letak kreatifitas kita, Rah. Manakala kita menemukan atau mendapatkan sesuatu karena kita telah ditakdirkan oleh Allah, maka buatlah ia berharga. Kalau kita bisa mencintainya karena telah kita ubah menjadi indah secara kreatif, kenapa kita tidak lakukan? Kalau kita bisa bangga karena kelebihan yang akhirnya kita peroleh, kenapa tidak kita kejar kebanggaan itu? Cinta, bangga dan bahagia, Rah.” (hlm. 81). Keempat, lebih baik berikhtiar, berusaha sendiri dengan terus berdoa kepada Tuhan daripada memohon kepada bintang jatuh. Jadi, novel ini mengajarkan kita tentang menghargai apa yang telah kita dapatkan.

Judul : Rumah Fosil
Pengarang : Azzura Dayana
Penerbit : Gema Insan, Jakarta,Cetakan, Oktober 2005
Tebal : 180 Halaman
Harga : Rp 10.000,00
Novel bejudul rumah fosil ini, dikarang oleh Azzura Dayana yang memiliki nama asli Yana Mariana. Ia lahir pada 17 Maret 1983. Ia telah membiasakan diri menulis dongeng anak-anak sejak duduk di bangku kelas empat Sekolah Dasar. Kegemarannya menulis sempat terhenti ketika SMP dan SMA. Pada November 2000 ia ikut serta dalam terlahirnya FLP (Forum Lingkar Pena) wilayah Sumatra Selatan. Pada tahun 2003, penyuka warna biru ini berhasil memenangkan juara ke tiga Sayembara Penulisan Novel Remaja tingkat nasional Gema Insan dengan novel remaja berjudul Alabaster yang mengambil setting di Canberra dan Adeliade, Ausatralia.
Novel ini mengambil tema tentang kehidupan remaja yang Islami. Novel dibuka dengan masalah utama. Farah, seorang gadis kelas II SMA yang cinta kemoderenan harus pundah ke rumah bekas Belanda kerena rumahnya yang lama telah dijual. ” Apa? Pindah ke rumah kuno yang kayak rumah tikus itu? Amit-amit, Papa mau Farah berubah jadi Mickey Mouse?” Farah membelalakkan matanya ketika Papa dan Mama mamutuskan untuk membeli rumah peninggalan Belanda itu empat hari yang lalu.” (hlm. 14).
Penulis menggambarkan betapa sulitnya seorang yang memiliki sifat konyol berusaha untuk serius. Farah berusaha dengan keras untuk dapat keluar dari rumah fosil tersebut. Ia mencari kristal hati yang membawa kebahagiaan, menungu bintang jatuh, dan kursus serius pada Bu Andromeda guru Bahasa Inggris Farah yang baru.
Dalam novel ini penulis menceritakan tentang pengungkapan misteri rumah fosil. Farah penemuan sebuah buku harian pemilik rumah fosil tersebut yang berisi tentang persahabatan antara Corrin seorang nona Belanda dan Hayati seorang pribumi yang ingin bersekolah. Mereka berdua berusaha agar Hayati dapat melanjutkan sekolahnya. Hayati menjuluki Corrin sebagai Nona Matahari. ”Selama ini aku belajar sendiri untuk diriku sendiri. Aku ingin mengamalkan ilmu yang kumiliki, membagi dengan lainnya. Bagitu orang cerdas dan memiliki banyak ilmu dalam dirinya, dia bagaikan matahari, cerah. Makanya kau kukatakan seperti matahari. Tapi jika ilmu itu hanya dipendam saja, tidak diamalkan, dan disebarkan, maka ia akan menjadi sebuah bintang biasa. Lama kelamaan, ilmu yang terpendam itu akan berkurang dengan sedirinya, terlupakan, lalu hilang. Maka dia itu ibarat sebuah bintang jatuh. Bintang jatuh ke bumi, lalu mati dan tidak bersinar lagi.”(hlm. 98). Sedangkan Corrin menjuluki Hayati sebagai Nona Kincir Angin. ”Kalau dia menyebutku matahari, maka ia kukatakan kincir angin. Ya, kincir angin di atas tanah polder yang tak henti berputar, bergerak. Sebab jika tak ada lagi aliran angin—getran naluri sanubarinya—maka hidup ini, dunia ini akan mati. Ia ”kincir angin” kecil yang kokoh, yang selalu bercita-cita menjadikan ”tanah” negerinya ”rata” dan ”gembur”. (hlm. 154).
Layaknya novel remaja, novel ini juga menceritakan tentang kisah cinta antara Farah dan penggemar rahasianya yang bernama Revaldo. Revaldo sering mengiriminya surat. ” Aku cinta kamu, Farah. Cintaku sedalam Atlantik, segede kapal Titanic. Kalau kamu nggak percaya, lebih baik aku nekat bunuh diri di sungai Musi dan arwahku akan gentayangan ke rumahmu tiap malam minggu! R.” (hlm. 44).
Tema Islami yang diangkat penulis tergambar saat Farah menolak Revaldo. “ Kamu mungkin belum tahu, dalam hidup ini gue punya pendirian. Begini-begini, gue tetap seorang muslimah yang harus menjaga nama baik. Dan menurutku, pacaran bukanlah sebuah tindakan yang baik. Kalau gue nekat pacaran juga, itu berarti gue akan merusak citra muslimah sedunia! Berarti gue egois! Apalagi, masa depan hubungan yang namanya pacaran itu tak pernah jelas manfaat dan tujuannya. Gue minta lu ngerti.” (hlm. 119).
Kesan dramatis terlihat pada ending-nya. Ketiak Farah sakit, Papa memberitahukan bahwa ia akan menjual rumah fosil kepada Bu Andromeda yang ternyata cicit Nona Matahari. Mendengar berita itu, Farah justru sedih. Ia menceritakan semua usahanya dan perasaannya sekarang, yang seharusnya bahagia tetapi justru sedih. Akhirnya Papa membatalkan perjanjian jual beli yang akan ditandatangani esok harinya, dan keluarga Farah pun tetap tinggal di rumah fosil.
Novel tersebut meniliki kelebihan pada penggunaan bahasa yang komunikatif sehingga pembaca tidak bosan dan mudah memahaminya. Selain itu novel remaja ini bernafaskan Islami terbukti dengan digunakannya istilah islami seperti tilawah, ayat kursi, dan lain-lain sehingga dapat meningkatkan keimanan. Kekurangan nivel ini terletak pada alurnya yang campuran sehingga membingungkan pembaca.
Bila kita membaca novel ini kita dapat mengambil pelajaran berharga dari novel tersebut. Pertama, kita harus mendengarkan kata hati untuk mendapatkan kebahagiaan. Kedua, kita tidak boleh mudah percaya terhadap hal-hal mistik yang tidak masuk akal, percayalah hanya kepada Allah. Ketiga, kita harus mensyukuri setiap takdir kita. ”Di sinilah letak kreatifitas kita, Rah. Manakala kita menemukan atau mendapatkan sesuatu karena kita telah ditakdirkan oleh Allah, maka buatlah ia berharga. Kalau kita bisa mencintainya karena telah kita ubah menjadi indah secara kreatif, kenapa kita tidak lakukan? Kalau kita bisa bangga karena kelebihan yang akhirnya kita peroleh, kenapa tidak kita kejar kebanggaan itu? Cinta, bangga dan bahagia, Rah.” (hlm. 81). Keempat, lebih baik berikhtiar, berusaha sendiri dengan terus berdoa kepada Tuhan daripada memohon kepada bintang jatuh. Jadi, novel ini mengajarkan kita tentang menghargai apa yang telah kita dapatkan.
GEGURITAN
Posted in
Label:
Bahasa Jawa
PANGANTU-ANTU
Dening Waluyo
Bagaskara madhangi mayapada
Bis pating sliwer
Pating brengok
Antarane suwara uwong uga mesin
Kebul buleg saka knalpot
Aku ngadeg njegegreg kaya reca
Mataku jlalatan mrana-mrene
Muga tumbuk karo kang dak-karepake
Embuh bis pira wae kang liwat
Saben bis teka dak-pandengi
Apa meneh bis sing biasa mbok-tumpaki
Suwe-suwe ora kuwat
Kang wis janji ora katon
Jroning ati misuh
Pangantu-antuku tetep
Isih ddadi pangantu-antu
Kapethik Saka : Joko Lodhang, 22 Januari 2005
IBU PERTIWI
Dening Sendang Mulyono
Sarwa subur kang tinandur
Sarwa mekar kang sinebar
Gemah ripah loh jinawi
Gunggunge ibu pertiwi
Nagndut pirang-pirang jimat sejati
Lamun tinata titi
Murakabi
Kabeh janma titahing G usti
Warna endah kang gumelar
Gunung lan samodra jejer-jejer
Kadya sesotya edi gumelar
Sinawang gawe ati kagiwang
Siniram cahyaning bagaskara
Sumusup memanasi balung sungsum
Nanging akeh manungsa kang ora perduli
Srakah
Njarah
Kabeh dibabati
Kabeh digerogoti
Ora eling tembe buri
Oh,Ibu Pertiwi
Aja nangis
Isih ana aku kang tresna
Lan greksa
Sliramu
Kapethik saka : Sinau Basa Jawa , kaca 94.
Dening Waluyo
Bagaskara madhangi mayapada
Bis pating sliwer
Pating brengok
Antarane suwara uwong uga mesin
Kebul buleg saka knalpot
Aku ngadeg njegegreg kaya reca
Mataku jlalatan mrana-mrene
Muga tumbuk karo kang dak-karepake
Embuh bis pira wae kang liwat
Saben bis teka dak-pandengi
Apa meneh bis sing biasa mbok-tumpaki
Suwe-suwe ora kuwat
Kang wis janji ora katon
Jroning ati misuh
Pangantu-antuku tetep
Isih ddadi pangantu-antu
Kapethik Saka : Joko Lodhang, 22 Januari 2005
IBU PERTIWI
Dening Sendang Mulyono
Sarwa subur kang tinandur
Sarwa mekar kang sinebar
Gemah ripah loh jinawi
Gunggunge ibu pertiwi
Nagndut pirang-pirang jimat sejati
Lamun tinata titi
Murakabi
Kabeh janma titahing G usti
Warna endah kang gumelar
Gunung lan samodra jejer-jejer
Kadya sesotya edi gumelar
Sinawang gawe ati kagiwang
Siniram cahyaning bagaskara
Sumusup memanasi balung sungsum
Nanging akeh manungsa kang ora perduli
Srakah
Njarah
Kabeh dibabati
Kabeh digerogoti
Ora eling tembe buri
Oh,Ibu Pertiwi
Aja nangis
Isih ana aku kang tresna
Lan greksa
Sliramu
Kapethik saka : Sinau Basa Jawa , kaca 94.
PEMBUKAAN UUD
Posted in
Label:
pengetahuan umum
Rabu, 17 Februari 2010
Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia
Tahun 1945
Pembukaan
Bahwa sesungguhnya Kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa dan oleh sebab itu, maka penjajahan di atas dunia harus dihapuskan, karena tidak sesuai dengan peri-kemanusiaan dan peri-keadilan.
Dan perjuangan pergerakan Kemerdekaan Indonesia telah sampailah kepada saat yang berbahagia dengan selamat sentausa mengantarkan rakyat Indonesia kedepan pintu gerbang kemerdekaan Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur.
Atas berkat rahmat Allah Yang Maha Kuasa dan dengan didorongkan oleh keinginan luhur, supaya berkehidupan kebangsaan yang bebas, maka rakyat Indonesia menyatakan dengan ini kemerdekaannya.
Kemudian daripada itu untuk membentuk suatu Pemerintahan Negara Indonesia yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial, maka disusunlah Kemerdekaan Kebangsaan Indonesia itu dalam suatu Undang-undang Dasar Negara Indonesia, yang terbentuk dalam suatu susunan Negara Republik Indonesia yang berkedaulatan rakyat dengan berdasarkan kepada: Ketuhanan Yang Maha Esa, Kemanusiaan yang adil dan beradab, Persatuan Indonesia, dan Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan, serta dengan mewujudkan suatu Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
Tahun 1945
Pembukaan
Bahwa sesungguhnya Kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa dan oleh sebab itu, maka penjajahan di atas dunia harus dihapuskan, karena tidak sesuai dengan peri-kemanusiaan dan peri-keadilan.
Dan perjuangan pergerakan Kemerdekaan Indonesia telah sampailah kepada saat yang berbahagia dengan selamat sentausa mengantarkan rakyat Indonesia kedepan pintu gerbang kemerdekaan Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur.
Atas berkat rahmat Allah Yang Maha Kuasa dan dengan didorongkan oleh keinginan luhur, supaya berkehidupan kebangsaan yang bebas, maka rakyat Indonesia menyatakan dengan ini kemerdekaannya.
Kemudian daripada itu untuk membentuk suatu Pemerintahan Negara Indonesia yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial, maka disusunlah Kemerdekaan Kebangsaan Indonesia itu dalam suatu Undang-undang Dasar Negara Indonesia, yang terbentuk dalam suatu susunan Negara Republik Indonesia yang berkedaulatan rakyat dengan berdasarkan kepada: Ketuhanan Yang Maha Esa, Kemanusiaan yang adil dan beradab, Persatuan Indonesia, dan Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan, serta dengan mewujudkan suatu Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
Langganan:
Postingan (Atom)







